Sebaiknya dibaca

Cegah Hip Displasia pada anak

Sangat menyedihkan jika anak yang kita cintai sakit atau mengalami kesakitan. Orang tua seharusnya mengetauhi mengenai Hip Displasia Pada A...

Rabu, 20 Januari 2016

Tempat wudhu di masjid Asy Syifa Kariadi


[REPOST] Masjid Asy Syifa RSDK Semarang bukanlah masjid rumah sakit biasa yang hanya digunakan sebagai tempat sholat atau sekedar melepas lelah para keluarga pasien. Masjid ini sering saya datangi ketika saya masih kuliah untuk berjumpa dengan teman-teman dari BSMI. Jadi, saya tau betul bagaimana geliat dakwah di masjid tersebut. Kajian demi kajian, iftar setiap senin dan kamis tak hanya di bulan ramadhan dan masih banyak lagi.

Lama tak menginjakkan kaki disana, ada banyak perubahan menarik termasuk salah satunya adalah tempat wudhu akhwat. Letaknya sekarang lebih rendah dibawah permukaan tanah sekitarnya. Memaksimalkan perlindungan aurat meski pintu utama tempat wudhu ini tak berdaun pintu. Lagipun saya fikir tidak akan ada laki-laki yang sengaja melongok ke sana karena ada tulisan besar yang menandakan tempat itu tempat wudhu khusus wanita/akhwat.

Sungguh salah alamat jika ada laki-laki yang bisa kesasar masuk ke tempat wudhu ini. Konsep tempat wudhu menjorok ke dalam seperti ini bagus untuk ditiru masjid lain. Perancangnya keren. Selain melindungi, tempat wudhu ini juga hemat dinding pembatas ya. Dinding pembatas pandangan adalah hal penting untuk tempat wudhu. Jadi masih sedih aja ketika banyak masjid-masjid yang menempatkan tempat wudhu wanita/akhwat di tempat terbuka sama persis seperti tempat wudhu laki-laki atau malah bercampur.

Ditambah lagi penjaga masjid yang tegas. Suatu kali saya pernah mendapati beliau sedang mengajak para pengunjung laki-laki yang duduk-duduk diteras masjid untuk shalat berjama’ah dan mempersilahkan mereka para laki-laki yang tidak mau mengikuti shalat berjama’ah untuk meninggalkan area masjid. Sekarang poster larangan merokok juga semakin besar, yaitu dilarang merokok di area masjid jika tidak mau diminta keluar masjid.
Subhanallah ya *bukan syahrini*

Keunikkan dalam tmpat wudhu bawah tanah ini adalah adanya kolam kecil dengan air mengalir yang memastikan kesucian tempat wudhu dari hadas yang mungkin ikut terbawa dari kamar kecil. Sama persis dengan konsep kamar kecil di Masjid Raya Baiturrahman Semarang. Sudah terbayang bukan? Seperti gambar dibawah ini cerita saya tentang kolam kecil tersebut:

Kolam kecil ini penting untuk membilas najis kaki sehabis keluar dari toilet dan tentu saja airnya mengalir. 

Tempat wudhu Ideal pokoknya ini, saya suka!

10 komentar:

  1. Sesungguhnya Islam identik dengan bersih. Semoga para pengguna toiletnya senantiasa menjaga kebersihan. Jargonnya, "Ingat setelah anda ada orang lain yang menggunakan. karena itu jangan tinggalkan bekas"

    BalasHapus
  2. keren dan pengelolanya mantap, tegas euy. Hal sederhana semacam ini jika ditulis juga luar biasa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mnrt sy bagus sekali
      .krn klo tdk tegas. Masjid malah jadi tempat nongkrong ga jelas pengunjung RS.

      Hapus
  3. Penting itu mbak, airnya harus mengalir. kebanyakan airnya ngendon dan berlumut kotor gitu, hadew. Salut sama Takmir Masjid yang mengatur kesucian tempat wudhu ini

    BalasHapus

Terimakasih sudah berkunjung dan meninggalkan kenangan di kolom komentar blog. Insyaallah segera dibalas :)

Mohon untuk tidak meninggalkan link hidup, it's not that hard to do dear...

 

Rumah Syauqiya Template by Ipietoon Cute Blog Design