Sebaiknya dibaca

Cegah Hip Displasia pada anak

Sangat menyedihkan jika anak yang kita cintai sakit atau mengalami kesakitan. Orang tua seharusnya mengetauhi mengenai Hip Displasia Pada A...

Rabu, 14 Oktober 2015

Flash Mobing for Nursing? Why Not?

Flash Mob oleh Mahasiswa Magister Keperawatan UNDIP 2014

Flash Mob akhir-akhir ini banyak digemari, bahkan kalangan akademisi termasuk keperawatan.
Pada seminar Nasional "Paliative Care" Magister Keperawatan UNDIP 2014 yang diadakan oleh mahasiswa Magister Keperawatan, kami dengan spesial menyuguhkan sesi flash mob bersama dengan peserta. Tujuan dari sesi Flash mob ini adalah untuk meningkatkan semangat peserta dalam mengikuti seminar.

Kreativitas yang patut dipertimbangkan untuk diselipkan dalam agenda keperawatan. Mengingat profesi perawat adalah profesi yang sering mengalami burnout (kelelahan mental dan fisik). Sebagai aplikasi caring, penanganan burnout adalah hal yang harus disentuh. Flash Mob bisa dijadikan sebagai salah satu pilihan untuk mengatasi burnout. Meski diawal pembentukkan kekompakan dibutuhkan sedikit tenaga. But actually, sebagai anggota Flash Mob-ers di acara seminar Nasional kami. Kami lebih menganggapnya sebagai pengganti exercise semacam aerobik yang menyegarkan badan.

Flashmob tidak hanya melatih kekompakkan tetapi juga kreativitas menuangkan ilmu dalam olah gerak. Sebagai contoh adalah rekan serumpun kita dari Philipine. Setelah booming dengan hand hiegiene dance. Kawan sejawat kita dari Philipine kembali menghiasi halaman youtube dengan Nursing Process Flash Mob. Harus saya akui selama tinggal 3 tahun bersama seorang karib dari negara tersebut, saya menemukan semangat lain dari para perawat Philine. Mereka cenderung lebih tahan dengan beban pekerjaan yang tinggi di KSA beserta dengan friksi sosial perawat antar negara yang terjadi. Sependek pengetahuan saya, pemerintah Philipine memang menyarankan warga negara untuk sebanyak-banyaknya bekerja ke luar negeri.

Kembali ke Flash Mob. 
Video dibawah ini saya jumpai wara-wiri di FB. Representasi dari ilmu pengetahuan, keceriaan, kekompakkan, enerjik dan pemompa semangat.
Bisa dibayangkan betapa bangga mereka yang ada di dalam video ini beserta institusinya, bahwa eksistensi mereka cukup diperhatikan di dunia.



Beberapa video hand hiegine dance competition dari Indonesia mulai marak juga menghiasi Youtube.

Bravo Ners
Makin maju dan profesional

Salam Sejawat

2 komentar:

  1. Kiat jitu untuk mengurangi kejenuhan. Belajar atau bekerja terus bisa menyebabkan kebosanan, kelelahan, dan lain sebagainya. Perlu diciptakan aneka cara untuk menguranginya.
    Salam hangat dari Surabaya

    BalasHapus
    Balasan
    1. wow... blog saya dikunjungi pakdhe dari blog camp. matur nuwun

      salam hangat kembali dari semarang

      Hapus

Terimakasih sudah berkunjung dan meninggalkan kenangan di kolom komentar blog. Insyaallah segera dibalas :)

Mohon untuk tidak meninggalkan link hidup, it's not that hard to do dear...

 

Rumah Syauqiya Template by Ipietoon Cute Blog Design