Sebaiknya dibaca

Cegah Hip Displasia pada anak

Sangat menyedihkan jika anak yang kita cintai sakit atau mengalami kesakitan. Orang tua seharusnya mengetauhi mengenai Hip Displasia Pada A...

Selasa, 12 Mei 2015

Good Bye Good ASI

Balita Mandiri

Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma'ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan." (Al-Baqarah: 233).


Minggu kedua penyapihan, Medina sudah mulai terbiasa dengan 'perpisahannya' dengan ASI. Namun masih menunjukkan rasa rindunya yang jika tidak direspon dengan kalem, malam harinya akan terbawa mimpi dan mengigau. Berkali-kali memang muncul perasaan tidak tega dan membatalkan acara penyapihan. Lagipula ASI masih berlimpah, sayang jika disia-siakan. Seringkali juga, orang tua dan teman dekat mencoba meyakinkan masa ketidaktegaan itu akan berlalu. Terus tanamkan pada anak bahwa yang kita lakukan adalah sesuai dengan keinginan Allah.

Pada usia inilah anak harus mulai ditanamkan tentang ketauhidan. Masa Tufullah-nya sudah dimulai pada gerbang usia 2 tahun, masa untuk mengenalkan anak tentang pentingnya bertindak terhadap sesuatu yang baik dan tidak menurut kehendak Allah (ustadz Fauzil Adhim).

Selain surah Al-Baqarah ayat 233 dan penjelasan dari ustadz fauzil adhim diatas. Pelajaran yang saya sendiri ambil adalah untuk lebih banyak memberikan pelukkan pada anak. Saat anak tantrum karena rindunya pada ASI, kemarahannya hanya reda saat saya peluk dan tetap mengatakan padanya tentang keinginan Allah. Proses ini semakin memperkuat ikatan anak-ibu pada saat penyapihan. Ketergantungan anak pada ASI (secara emosional) beralih pada kebutuhannya akan kasih sayang lebih dan lebih lagi. Ungkapan kasih sayang baru yang dipelajari anak. And i'm so love to my daughter, so far dia semakin ceria tanpa Asi kesayangannya. Sementara saya msih berjuang menghadapi perubahan secara fisik penghentian ASI.

Untuk ibu yang telah menyapih lebih awal, Allah memberikan pula aturan yang meringankannya. Jangan bersedih

Untuk ibu yang tetap memberikan ASI kepada anak mereka 2 tahun lebih, ini bukan statement mommies war. Kita menjalani takdir kita masing-masing.

Mari memilih yang terbaik menurut konsep kehidupan yang kita percayai masing-masing.

8 komentar:

  1. Selamat menyapih. Jaman sekarang, menyapih dilakukan dengan cara memberikan pemahaman kepada anak. Metode penyapihan jaman dulu yang memberikan sesuatu yang tidak disukai atau ditakuti anak seperti rasa pahit atau obat merah (memang masih ada ya yang namanya obat merah?) sudah ditinggalkan. Ini anjuran saya kepada para ibu. Tapi ...setelah disapih siap2 ya .... Medina punya adik :-))

    BalasHapus
  2. Sempat dikasi jeruk dok. Kesulitan pengalihan dan konsep orang tua jaman dahulu juga dok. Tapi skrg sudah pakai pemahaman, tidak boleh lagi sama Allah.

    Iya pengennya dok, segera dikasi adik. Tapi masih 2 semester lagi kuliah saya.
    Oh ya apa kabar dok? Semoga selalu baik

    BalasHapus
  3. Bener banget mbak: kita menjalani takdir masing-masing,

    BalasHapus
  4. Iya mbak tike
    Apa kabr ygblg di ausie :)

    BalasHapus
  5. Udah pulg kok mbak :)

    BalasHapus
  6. Thank you mbak indri :)

    BalasHapus

Terimakasih sudah berkunjung dan meninggalkan kenangan di kolom komentar blog. Insyaallah segera dibalas :)

Mohon untuk tidak meninggalkan link hidup, it's not that hard to do dear...

 

Rumah Syauqiya Template by Ipietoon Cute Blog Design