Sebaiknya dibaca

Cegah Hip Displasia pada anak

Sangat menyedihkan jika anak yang kita cintai sakit atau mengalami kesakitan. Orang tua seharusnya mengetauhi mengenai Hip Displasia Pada A...

Senin, 16 Mei 2016

Wedang Ronde : minuman tradisional penuh khasiat

Siapa sangka makanan khas orang Jawa ini berasal dari budaya Cina (wikipedia). Tangyuan atau bola bulat dalam sup merupakan makanan khusus festival imlek di Cina yang sekarang menjadi makanan sehari-hari. Di Jawa Tangyuan melebur dengan budaya setempat sehingga menjadi Wedang Ronde dengan asumsi minuman jahe panas. Wedang yang berarti minuman panas dan didalamnya ada ronde (Tangyuan).

Selain Ronde dan air jahe panas, didalamnya dapat kita jumpai kacang sangrai, kolang-kaling, agar-agar dan kadang potongan roti tawar. 4 hari yang lalu saya menyempatkan diri membeli wedang ronde untuk menghilangkan rasa pusing dan mual akibat masuk angin.
Saya jarang membeli wedang ronde untuk dimakan di tempat, lebih sering saya bungkus untuk dimakan bersama putri saya. Namun, malam itu saya ingin mencoba sensasi panas wedang ronde untuk menghilangkan rasa tidak enak badan. Sudah lazim di kalangan wong jowo jika minuman jahe dan turunnnya ampuh mengusir perasaaan tidak nyaman di sekitar pencernaan dari mual, muntah dan kembung. 
Selain itu jahe dipercaya dapat membantu melancarkan peredaran darah, meringankan sakit kepala hingga migrain, meredakan demam, pilek dan batuk. Jahe juga digunakan kalangan remaja putri dan ibu-ibu untuk meredakan nyeri menstruasi. Namun, harus berhati-hati untuk ibu hamil, karena Jahe memiliki efek meningkatkan kontraksi otot. Di kios wedang ronde yang saya kunjungi disediakan pula beberapa cemilan seperti pisang rebus, kerupuk, kacang dan cemilan kering lainnya yang saya tidak tau namanya.
Penjualnya masih lumayan muda, sehingga nama gerobaknya sangat kekinian W-dank Ronde. Gerobak yang berjualan di teras minimarket ini selalu ramai pengunjung. Hari itu yang berjualan bukan yang biasa saya jumpai, ternyata ada jadwal jaga untuk berjualan wedang ronde di sana. Mereka berasal dari Lampung, keturunan Jawa-Lampung namun memutuskan untuk menetap di Semarang setelah sempat merantau di Jakarta dan sekitarnya beberapa tahun. Bagi mereka Semarang menjadi pilihan ternyaman untuk tinggal dan berwirausaha.

Untuk seputar Semarang jika ingin memesan bisa menghubungi nomor yang tertera dalam foto ini

2 komentar:

  1. Saya juga suka wedang macam beginian. Selain hangat di tubuh juga sehat. Yang cocok pas makan saat suasana habis gerimis2 gitu hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener.. Pas gerimis, pas hujan pas dingin enak banget minum wedang ronde

      Hapus

Terimakasih sudah berkunjung dan meninggalkan kenangan di kolom komentar blog. Insyaallah segera dibalas :)

Mohon untuk tidak meninggalkan link hidup, it's not that hard to do dear...

 

Rumah Syauqiya Template by Ipietoon Cute Blog Design