Sebaiknya dibaca

Cegah Hip Displasia pada anak

Sangat menyedihkan jika anak yang kita cintai sakit atau mengalami kesakitan. Orang tua seharusnya mengetauhi mengenai Hip Displasia Pada A...

Rabu, 13 Januari 2016

Batik, citarasa tinggi dalam segala suasana

Foto batik favorit saya
Semester 3 sudah berada di penghujung waktu. Pengumuman mengenai pembayaran SPP semester 4 mulai beredar secara viral baik di sosial media, email dan di setiap grup konsentrasi. Konsentrasi sepupuan dengan jurusan. Di angkatan kami ada 3 konsentrasi. Pertama kali dengar kata konsentrasi saya jadi ingat dengan camp konsentrasi perang dunia kedua. Sewaktu menjalani masa kuliah kesibukkan dan stressornya mungkin di analogikan dengan camp konsentrasi. Bahkan di salah satu jurusan ada kegiatan reading camp. Nah.....


‘Kudu ikhlas biar Allah ridho’, quote yang powerfull buat meredakan kelelahan. Begitu liburan di depan mata, rasanya pengen lari aja sama Medina ke tempat menyenangkan membayar hutang waktu jalan dan bermain karena terpangkas jadwal yang super padat melesat. Meski ditebus dengan kewajiban per-SPP-an dahulu. Ya iya dong kalau ga bayar kan ga bisa lanjut study. Rekening langsung kempes, insyaAllah sudah ada yang Maha Mengisi. So mari berbahagia menyambut liburan.

Kira-kira mau liburan kemana ya? Saya sih rencana berkunjung ke rumah saudara di Cepu lagi. Sewaktu pergi seminar tahun lalu saya tidak sempat main ke rumah kakak sepupu yang lain. Keinginan untuk pergi ke tempat wisata lagi belum ada, pokoknya liburan ini mau memperbanyak silaturahim ke beberapa keluarga dan kawan lama.

Selain mau kemana? Saya juga mau apa!
Mau apa memangnya ?
Ya tentunya mau menyiapkan  stamina dan senjata untuk menghadapi semester depan. Kontempelasi, refleksi, mengevaluasi semua materi dan apa saja yang sudah saya kerjakan. Biasanya nih saya lebih bisa nyerep makna ilmu kalau sudah selesai segala materi dan tugas. Ini yang akan membuat stamina belajar berikutnya menyenangkan. Semacam ekspresi,”Ooooh... begitu too...”.

Senjata untuk menghadapi semester depan seperti perumpaan anak SD yang habis naik kelas pengennya punya peralatan sekolah baru. Berhubung tidak SD lagi jadi beda dong persiapan yang saya butuhkan, diantaranya :
  1.     Space memory baru di laptop jadi beberapa file harus saya pindahkan ke Ext Hdd.
  2.     Beberapa jilbab pasmina murah meriah yang serasi dengan baju.
  3.     Baju batik
Kenapa Batik?
Bukannya kuliah itu bajunya boleh bebas asal bukan T-Shirt & Jeans?

Yes bebas, hanya saja ada hari khusus di kampus kami yang mengharuskan menggunakan baju batik. Kalau tidak salah peraturan ini menyesuaikan dari aturan hari batik setiap hari kamis bagi pegawai negeri dan kewajiban menggunakan bahasa daerah di Jawa Tengah. Sebagai pewaris budaya batik, tradisi resmi ini patut didukung. 

Selain itu menggunakan batik lebih luwes daripada baju bebas. Formal dan non formal sudah bukan menjadi batasan untuk batik. Saya sering memperhatikan baju batik mahasiswi di kampus modelnya lucu-lucu tapi sopan. Malahan mereka lebih sering berbaju batik tidak hanya di hari kamis.
Kreatifitas tanpa batas adalah milik batik Indonesia.
Zaman millennium menawarkan batik keren yang mudah beradaptasi di segala usia dan gaya. Model gamis, blouse, blazer yang identik dengan gaya remaja dan dewasa muda.

Batik Indonesia bukan saja berasal dari Jawa. Batik papua tak kalah cantik dengan design Tiffa dan burung Cendrawasih. Batik Kalimantan khas dengan liukan motif bak ukiran kayu kerajinan khas Kalimantan. Berbagai provinsi di Indonesia kini memiliki ciri khas batik masing-masing.


Batik Kalimantan
Batik Papua

Sarimbit Batik Kalimantan

Bukan hanya di baju, batik juga sudah merambah ke industri jilbab,  tas, sepatu bahkan kimono mandi!

Jilbab batik untuk piknik
Jilbab Batik untuk kuliah

Kimono Mandi
Tas batik model totte bag ini jadi souvenir sewaktu Java International Conference di Semarang tahun lalu. Ada perasaan bangga saat bule Eropa, Amerika dan warga asing Asia menenteng tas batik motif parang khas Jawa Tengah. Tas ini sekarang sudah sampai ke negara asal para peserta Conference, naik pesawat jalan-jalan ke luar negeri.

Tas Batik

Batik bermetamorfosa dalam bentuk tas yang tadinya terlihat kuno dan kaku menjadi etnik, keren dan menaikkan prestige pemakainya sebagai pecinta budaya. Dompet, sling bag, tas laptop dan ranselpun tak lepas dari kreatifitas batik. 

Sayapun sepertinya membutuhkan sentuhan batik lebih banyak untuk pernik kondangan. Clutch atau sling bag saya tidak cocok dengan suasana. Jika menggunakan clutch batik pasti lebih match bukan dengan acara kondangan?

Jadi makin cinta sama batik, mungkin anda juga perlu meluangkan waktu mencari pernik batik sebagai bentuk dukungan terhadap warisan nenek moyang yang bernilai seni tinggi ini.

Batik, I’m so In Love!

30 komentar:

  1. Di Jogja jg kl konfrensi2 internasional tasnya pasti batik. Kece deh!

    BalasHapus
  2. Cintai produk dalam negeri, ya, Mbak? ^^
    Orang luar aja bangga banget pake batik. Masa' orang Indonesia enggak?

    Sayangnya orang Indonesia lebih suka pakai produk luar. :( Padahal orang lua bangga pakai produk kita.

    #Curcol

    BalasHapus
    Balasan
    1. banyak yg suka batik mbak, contohnya saya xixixi

      Hapus
  3. Cantik cantik batiknya umma medina...

    BalasHapus
  4. Saya suka banget batik. Bangga dengan batik Indonesia yang bagus-bagus.

    BalasHapus
    Balasan
    1. siiips... makin lestarikan batik yaa

      Hapus
  5. Batik itu amazing lob desainnya, masing2 batik yg mewakili tiap daerah di Indonesia memiliki filosofi sendiri pada pola2nya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul mbak,
      tiap daerah beda motif walau sama2 bunga

      Hapus
  6. Tasnya bagus..soalny saya malah ga punha tas batik.hehe

    BalasHapus
  7. Saya juga suka batik mbak, tiap hari kamis dan jumat pasti pake batik

    BalasHapus
  8. Batik itu filosofinya banyak banget
    Tiap daerah punya batik khas masing-masing dengan sejarahnya yang luar biasa
    Selalu kagum pada pencipta corak batik, sebuah imajinasi yang mewujud dalam karya seni dan menjadi kebanggaan Indonesia

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar mbak, proses pembuatan batik asli penuh filosofi

      Hapus
  9. Batik adalah sebug imajinasi yang mewujud dalam karya seni bercita rasa tinggi
    Mengangkat kearifan lokal dan penuh filosofi yang luar biasa

    Jayalah batik Indonesia

    BalasHapus
  10. Suka banget ngeliat motif-motif batik dari berbagai daerah di Indonesia. Khas banget ya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cakep dan khas ya mbak
      Pengen koleksi dr tiap.daerah motif2 batik

      Hapus
  11. Dulu bati bust acara formal, Sekarang kaos oblongpun bergaya batik. Cucok buat santai. Cakep2 batikya

    BalasHapus
  12. Dulu bati bust acara formal, Sekarang kaos oblongpun bergaya batik. Cucok buat santai. Cakep2 batikya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener mbaak,
      Batik skrg lebih flexible dan ngetrend

      Hapus
  13. Saya naksir batik sarimbit kalimantannya. Sekarang makin pede pakai batik karena model bajunya juga modern.

    BalasHapus
  14. Batiknya bagus-bagus modelnya, suka banget. Hobby sama batik yang variasi, sukak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak saya juga suka variasi batik
      *toss*

      Hapus
  15. Setuju... batik itu selalu owesome! :)

    BalasHapus

Terimakasih sudah berkunjung dan meninggalkan kenangan di kolom komentar blog. Insyaallah segera dibalas :)

Mohon untuk tidak meninggalkan link hidup, it's not that hard to do dear...

 

Rumah Syauqiya Template by Ipietoon Cute Blog Design