Sebaiknya dibaca

Cegah Hip Displasia pada anak

Sangat menyedihkan jika anak yang kita cintai sakit atau mengalami kesakitan. Orang tua seharusnya mengetauhi mengenai Hip Displasia Pada A...

Senin, 05 September 2016

Piknik terencana biar ga nyinyir biar ga baper

Sejak aktif di komunitas GRe's atau komunitas blogger Gandjel Rel, selalu ada event yang boleh untuk didatangi. Selain buat kopdar, eksis tentu saja, tapi juga untuk menambah wawasan. Kali ini acara yang saya hadiri adalah "Seminar Fun TalkShow" dengan tema "Wujudkan Liburan Terbaikmu" yang di dukung oleh #Sunlife Indonesia #LebihBaik.

Jadi Sunlife itu asuransi? Ya!
Menyediakan perlindungan untuk Perjalanan Piknik loh...
Tapi tunggu, asuransi Sunlife masih konvensional kaaan?

Jangan salah sekarang ada produk Asuransi Syariah-nya. Nah kita lanjutin ya...
Kalau masih perlu info tentang produk syariahnya bisa ke www.sunlife.co.id, cari di layanan produk yaaa...

 
Kembali ke tema acara, tema saya anggap sebagai "Piknik yang Aman dan Nyaman". Jaman sekarang, siapa yang tidak kenal dengan kata PIKNIK? Bahkan sempat jadi bahan olokkan kalau ada yang kurang ramah, kurang sopan atau kurang baik akan menyandang predikat "Kurang Piknik."

Seberapa penting sih Piknik itu?
Bagi masyarakat Milenia yang serba Milenium, piknik bukan lagi kebutuhan mewah. Bahkan Piknik bisa dimodifikasi dengan sangat hemat atau malah tidak mengeluarkan uang sama sekali. Tetapi ada kalanya piknik membutuhkan sekian rupiah dari peluh penat bekerja sepanjang tahun.
Ya... bolehlah piknik sekali setahun, sembari mudik lebaran juga boleh biar makin hemat.
The Point is We Deserve To Have PIKNIK
Acara dibuka oleh Pak Faby dari Sun Life Indonesia yang menjelaskan mengenai Sun Life yang berdiri 1865 dan berpusat di Toronto Kanada. Pak Faby juga menjelaskan mengenai aplikasi Bride advisor sebagai media tempat bertanya seputar asuransi jiwa, kesehatan, pendidikan, investasi, dan perencanaan keuangan. Akses aplikasi ini bisa menggunakan fb atau membuat akun untuk bisa log in dan tidak harus menjadi nasabah Sun Life terlebih dahulu.
Bride advisor ini seperti kalkulator untuk menghitung investasi dana yang kita butuhkan. Di Sun life ada produk asuransi perjalanan liburan dimana hanya perlu membayar 1 kali dalam 1 tahun.
Nah... Tertarik? Cuss aja ke www. brightadvisor.co.id

Lalu bagaimana tips untuk Piknik yang hemat tapi aman dan nyaman. Kebutuhan juga loh aman dan nyaman ini, menempati posisi kedua dalam piramida kebutuhan manusia menurut Maslow. Puncak Piramida itu adalah aktualisasi diri, Ngeblog yang menghasilkan duit misalnya. 
*dibahas*

Tips yang petama adalah dari Mbak Donna Imelda yang juga seorang dosen, travel writer dan co-founder Indonesia Corners.
Beliau sering menjadi favoritnya para blogger traveler. Tips yang diberikan pun mengena banget untuk segi keamanan dan kenyamanan.
1 Siapkan dana khusus
Jangan mengambil budget liburan dari budget lain misal dana pendidikan atau dana darurat. Budget ini memang benar-benar dana khusus untuk liburan, akan lebih baik jika dana lain juga tidak menganggu dana ini. Saling menjaga antar dana begitu...
2. Pay First Play Later
Saya setuju sekali dengan nomor kedua ini, Jangan sampai kalap waktu Piknik asal gesek kartu debit dan kartu kredit. Begitu Piknik selesai bukan refresh yang didapatkan tetapi malah pusing bagaimana cara melunasi dan menyesal karena sudah menghamburkan banyak uang.
 3.Tujuan dan Biaya
Pasti, sebelum berangkat kita harus tau tujuan jelas kita piknik supaya bisa memperkirakan biaya yang akan dikeluarkan. Biaya tersebut antara lain :
a. Biaya Trsanportasi,  
Biaya ini harus ditentukan transportasi apakah yang akan digunakan. Via darat, laut atau udara. Pemesanan tiket terutama tiket pesawat harus dipersiapkan jauh hari, biasanya tiket akan lebih murah. Pertimbangan paspor dan visa jangan dilupakan karena membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
b. Biaya Penginapan
Biaya penginapan dapat direncakan dengan mencari informasi sebelumnya mengenai penginapan di sekitar tempat wisata. Pilih saat yang tepat, musim liburan akan berpengaruh pada harga penginapan.
c. Biaya Makan 
 Budget makan perlu untuk diperhatikan. Jangan sampai karena mau ngirit kita malah sakit. Ga jadi enakan dong pikniknya, Apalagi kalau pikniknya jauh dari rumah, malah membuat keluarga repot dan khawatir.
d. Biaya Komunikasi,  Tiket Wisata dan oleh-oleh
Cek provider yang berlaku di tempat tujuan, supaya tetap bisa berkomunikasi. Terutama untuk tujuan luar negeri.
Tiket wisata selama piknik perlu dimasukkan dalam hitungan budget, bisa searching atau mencari referensi dari teman yang sudah pernah pergi kesana.
Dana untuk membeli oleh-oleh perlu untuk disiapkan juga, piknik lebih afdol kalau pulang bawa oleh-oleh. Ya meski tidak semua orang dapat oleh-oleh ya....
e. Dana tak terduga
Dana ini digunakan untuk keperluan tak terduga tentunya, seperti tiba-tiba koper rusak. Padahal koper adalah bagian penting untuk traveling
4. Piknik yang Terlindungi
Maksudnya adalah perlunya memilih opsi proteksi ketika bepergian. Jika kita membeli tiket pesawat biasanya akan ada pilihan mengambil asuransi. Atau jika sudah memiliki asuransi reguler, selama perjalanan piknik tetap bisa berlaku tergantung dari asuransi yang dipunyai.
Termasuk pilihan penggantian tiket, kalau ga salah ingat tentang claim tiket saat hari keberangkatan ternyata batal.
Mbak Donna menceritakan sewaktu ke pulau Komodo, karena aktivitas gunung berapi pesawat harus cancel. Hal ini akan berpengaruh pada pembiayaan pada tiket yang cancel apalagi jika memiliki jadwal penerbangan lanjutan.
Pisahkan juga penyimpanan uang, jangan menyimpan uang dalam 1 tempat untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.
5. Gaya Traveling
Gaya traveling akan berpengaruh besar pada ke-4 item diatas. Gaya traveling backpacker akan berbeda biaya yang dikeluarkan dengan biaya Family Trip.
6. Segera Berbagi Kisah
Bagi yang memiliki kebiasaan sharing di media sosial, saran dari mbak Donna adalah untuk segera membagikan momen liburan tersebut. Biasanya kebahagiaan setelah piknik akan bertahan hingga 8 minggu. Semakin lama maka feel dari liburan akan semakin berkurang dan ingatan tentang kebahagiannya sudah berubah. Terutama untuk yang liburan dengan sponsor, buruan tuliskan pengalaman tersebut supaya pembaca bisa dapat merasakan kehabagiaan itu pula.
Sesi selanjutnya adalah stand up comedi dari Fuad Fu. Stand up comedi ini termasuk entertain yang cukup cerdas dan beresiko, menurut saya. Mas Fuad harus berusaha sendirian menghibur termasuk memutar otak sendirian untuk mencari bahan becanda. Salut ya buat para stand up comedian!
Coffe break adalah acara setelah hiburan stand up comedi ini. 

Selanjutnya adalah presentasi Tips dan Trik untuk Family Trip dari mbak Muna Sungkar A.K.A Mom Traveler. Bagi mbak Muna, memilki keluarga bukan halangan untuk berlibur. Justru saat anak masih kecil, keluarga harus menciptakan kenangan indah mereka atau "Childhood Memories". Kenangan-kenangan indah di masa kecil inilah yang akan membuat anak selalu tertaut pada orang tuanya.
Kerepotan tidak menjadi persoalan buat keluarga mbak Muna, yang terpenting adalah kerjasama. Kerjasama apa sajakah? Simak tips-nya ya :
1. Tanggal liburan
Tentukan tanggal liburam dengan kalender sekolah, usahakan untuk liburan saat anak sedang libur sekolah dan cocokkan dengan masa cuti orang tua.
2. Packing
Urusan liburan apalagi dengan membawa anak, pasti terkait dengan barang bawaan. Seperti saya pribadi, jika bepergian dengan anak saya menyiapkan koper atau tas khusus untuk anak. Tips dari mbak Muna untuk packing barang bawaan anak, orang tua tetap membantu anak yang sudah bisa packing sendiri. Sebab anak-anak akan memasukkan semua barang kesukaannya ke dalam koper dan paling banyak adalah mainan. Siapkan juga dalam tempat terpisah antara tempat make up, obat-obatan atau baju ganti.
3. Patuhi kesepakatan dana awal
Dalam hal ini mbak Muna menceritakan bahwa suaminya sebagai kontrol dana liburan. Jika sudah melebihi budget awal maka harus ada yang mengingatkan
4. Tiket dan Type perjalanan
Belilah tiket jauh hari sekitar 2-3 bulan sebelum perjalanan supaya lebih hemat. 
Scan semua dokumen penting dan simpan dalam email agar lebih aman dan praktis. jika sewaktu diperlukan selalu siap. 
Seperti mbak Donna, mbak Muna juga menyarankan mengenai type perjalanan. Apakah akan backpacker-an sekeluarga atau menggunakan tour agent?
5. Perhatikan Mood Anak
Rute perjalanan harus diperhatikan, jika anak sudah mulai bad mood atau kelelahan, orang tua harus sigap. Pertimbangkan mood anak dan kekuatan fisiknya. Pilihan untuk beristirahat atau mengurangi jumlah tempat wisata yang harus dikunjungi akan bermanfaat untuk keceriaan liburan.

Kerjasama dan kesepakatan harus dipatuhi agar perjanalan membawa keceriaan.

 Acara dilanjutkan dalam sesi tanya jawab, pembagian hadiah dan foto bersama tentunya

Sumber gambar :
@sunlife_id

14 komentar:

  1. Tulisannya bagus.... thanks for sharing,mbak. Semoga bermanfaat ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih juga untuk tips Dr Mb
      Sangat bermanfaat

      Hapus
  2. Makasih sudah hadir mbak. Habis ni siap2 merencanakan liburan akhir tahun bareng kluarga ya :)

    BalasHapus
  3. terima kasih tipsnya mbak diah :)

    BalasHapus
  4. Hahaha, aku lebih suka piknik dadakan :D

    BalasHapus
  5. Lengkap sekali tipsnya, pengalaman ya mbk ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pengalamannya Mb Dona dan Mb muna mas

      Hapus
  6. Makasih tips tipsnya mbak...dicatat...

    BalasHapus

Terimakasih sudah berkunjung dan meninggalkan kenangan di kolom komentar blog. Insyaallah segera dibalas :)

Mohon untuk tidak meninggalkan link hidup, it's not that hard to do dear...

 

Rumah Syauqiya Template by Ipietoon Cute Blog Design