Sebaiknya dibaca

Cegah Hip Displasia pada anak

Sangat menyedihkan jika anak yang kita cintai sakit atau mengalami kesakitan. Orang tua seharusnya mengetauhi mengenai Hip Displasia Pada A...

Rabu, 14 September 2016

Sakuku bikin hangout makin all out

 Rabu kemarin setelah seharian keliling Semarang, saya memiliki jadwal untuk kopdar blogger Semarang yang diorganisir dari Blogger Perempuan dan Blogger Gandjel Rel Semarang. 

Bertempat di Nest.co.logy Land of Gastronomy. Unik ya tagline restonya, dunia ilmu perlambungan. Hahahaha... 

Intinya makan gitu deh...



 
 Lelah tapi tetap semangat...
 
Acara ini didukung  oleh BCA dan Bblog


Sesi pertama dibawakan oleh Nuno Orange yang tersohor dari GadjahMada FM.
Temanya adalah tentang Profesi Baru yang mulai booming yaitu Food Enthusiast. Kita pasti ingat dengan nama Bondan Prakoso eh salah itu penyanyi. Bondan Winarno maksud saya. 

Pak Bondan yang kerjaannya makan saja kalau di TV tapi tetap sehat ini ternyata dibayar ga cuma karena jadi pembawa acara atau Host acara. Tapi memang keahliannya dalam mengenali makanan enak (Food Enthusiast). Sekeliling kita juga sekarang banyak yang namanya Food Enthusiast, disadari maupun tidak, bertujuan maupun tidak. Lihat saja sekarang banyak orang memfoto makan, sampai ada meme tentang berdoa dulu atau foto makanan dulu sebelum makan?

Tapi saya yakin kok, kalau para Food Enthusiast ini tetep berdoa setelah foto sebelum makan. Hanya ritualnya saja yang ditambah dengan acara foto-foto. Nah kalau saya beda lagi, begini-begini saya juga Food Enthusiast. Saya tetap baca doa dulu sebelum makan, fotonya belakangan supaya porsinya ga keliatan. Hahahaha...
Food Enthusiast sejati!

Enaknya Food Enthusiast ini, kerjaannya cuma ici-icip (dihabisin trus ngebungkus juga boleh) makanan trus dibayar. Walah apa ga enak banget tuh, kerjaan kok santai sekali plus kenyang!
Tapi untuk jadi Food Enthusiast juga harus punya pengalaman kerja *uhuk*, jam terbang mengenali macam-macam makanan maksud saya. Segala hal harus ada first time-nya hingga expert kan? Nah Food Enthusiast ini juga begitu, suka melanglang dunia culinary. Pakai duit dong tentunya...

Nah, tips dari Nuno Orange ini adalah
  1. Keluar modal tapi ga harus mahal
  2. Cari temen yang punya hobi Food Enthusiast
  3. Bayarnya tanggung renteng sama temen-temen itu tadi
  4. Pesen menunya yang beda dong, biar makin banyak yang difoto dan makin lengkap portofolio sebagai Food Enthusiast *dapet deh pengalaman kerja*
  5. Belajar tentang tekhnis makanan, objektif, dan jujur tentang makanan yang sedang dinilai
  6. Latihan fotografi dan gunakan media social untuk menjalin komunikasi dengan follower sebagai media promosi sebagai Food Enthusiast
Takut gemuk?

Acara selanjutnya adalah presentasi tentang “Sakuku” dari BCA. Acara ini termasuk yang saya tunggu, karena belakangan saya pengen buka rekening BCA untuk kelancaran Olshop saya. Setiap kali ada pembeli atau peserta arisan buku, selalu menanyakan “Minta Rek BCA dong mbak, biar saya ga kena bea transfer”.  Lalu saat transfer ke rekening MDS pusat, saya juga tetap kena bea transfer, karena rekening tujuan adalah rekening BCA sementara saya menggunakan rekening bank lain.

Sayangnya saat acara berlangsung koneksi hp saya kurang kuat dan wifi yang ditawarkan juga tidak bisa mengakomodasi keiinginan saya untuk download saat itu juga dan mencoba langsung. Bahkan banyak post saya di twitter dan Instagram pending. Jadi saya optimalkan Hp saya untuk menyimak presentasi pak Amin.

So,
Mari kita simak presentasi Mas  Amin Laurent dari BCA Divisi Pengembangan Dana dan Jasa
Presentasi diawali dengan alasan BCA menciptakan Sakuku
Survey demografi dan market menunjukkan bahwa sebanyak 80% dari market Indonesia didominasi oleh orang-orang muda yang biasa kita kenal sebagai Gen-Y dan Next-Gen. Mereka adalah orang yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Mereka suka hangout, bergaul, foto, meng-upload kegiatan di social media, blogging, jalan-jalan, nongkrong di tempat makan, dan banyak lagi. Maka BCA melihat potensi yang bisa dikembangkan dengan cara meluncurkan produk baru yaitu “Sakuku”.

“Mas next mas...”, Mas Amin kasi kode ke mas operator tapi mas operator tak bergeming.
“Maaass...”, ecieee mesranya Mas Amin manggil si masnya yang lagi terpesona sama emak-emak blogger semarang.

Lanjut deh...
Target market utama “Sakuku” adalah anak-anak muda yaitu kurang lebih usia 30 ke bawah. Sama kayak teman-teman di sinilah.

Waduh daku 30 keatas ini, kayaknya ga ketauan hihihi...        
Tapi tidak menutup kemungkinan untuk usia yang lebih senior. FYI menurut survey, ada customer usia 70 th memakai aplikasi “Sakuku” secara aktif. Jadi semua orang bisa pakai.

“Sakuku” sendiri apa sih?
Sakuku adalah dompet elektronik yang bisa kita gunakan untuk bertransaksi
Mirip dengan flazz yang bentuknya kartu. Perbedaannya adalah “Sakuku”  menggunakan teknologi aplikasi di smartphone.

Cara untuk mendapatkan “Sakuku”
1. Donwload di Play Store atau App Store. Android dengan OS 4.0 keatas dan iPhone iOS 7.1 keatas
2. Lakukan registrasi dengan mengisi nama, tanggal lahir, dan email. Gambar dibawah ini adalah hasil saya registrasi di android (tua) saya. Alhamdulillah masih termasuk OS 4 ternyata.



Lalu kita diminta untuk mengisi pin yang berguna untuk keamanan, supaya tidak mudah digunakan orang lain bahkan saat hp kita kemungkinan tidak berada dalam kendali kita. Setiap kali log in, kita diminta untuk memasukkan nomor Pin lagi.


Kemudian kita akan mendapatkan panduan cara menggunakan semua fitur, jadi tidak perlu takut tidak bisa mengoperasikannya. Ingat info diatas, customer 70 Th saja bisa, apalagi kita!

3. Top up
Langkah selanjutnya adalah cara untuk mengisi atau Top up “Sakuku”.
1)      ATM BCA
2)      KlikBCA
3)      Aplikasi BCA mobile atau mobile banking
Dengan menggunakan menu transfer ke Sakuku, nomor account adalah nomor hp




Perlu kita ingat, aplikasi ini ada 2 macam yaitu “Sakuku”  yang Launching tanggal 28 sept 2015, baru dengan 3 fitur dan “Sakuku Plus” yang muncul tanggal 29 februari 2016  dengan fitur tambahan. Simak berikut ini perbedaan “Sakuku” dan “Sakuku Plus”

“Sakuku”
Memiliki ketentuan Saldo maksimal 1 juta sesuai peraturan dari BI. Fiturnya masih terbatas yaitu bayar belanjaan, isi pulsa atau minta isi pulsa ke teman dan kontak yang memakai “Sakuku”. Kontak ini dapat dilihat secara otomatis seperti kita menggunakan Whatsapp.


“Sakuku Plus”
Jika account kita kalau sudah dikenali oleh BCA yaitu dengan cara punya rekening BCA dan memasukan nomor kartu ATM pada aplikasinya atau datang ke cabang BCA jika belum jadi nasabah BCA. Saldo limit yang dapat diberikan adalah maksimal 5 juta serta ada fitur-fitur tambahannya lho!  Seperti transfer uang atau minta transfer uang ke teman, Split Bill dan cash out atau ambil uang tunai melalui ATM BCA tanpa kartu.


Menu lain dalam “Sakuku”
Selain menu yang memuat fitur, ada beberapa menu penting diantaranya  Inbox, Profile, dan Mutasi transaksi


Merchant yang bekerja sama dengan “Sakuku” ini dapat anda lihat di menu info Sakuku pada layar Login atau di menu Setting. Salah satu contohnya adalah sebagai berikut :

Cara mengaktifkan semua fitur Sakuku Plus
  1. Menggunakan m-BCA yang nomor handphonenya sama dengan nomor Sakuku
  2. Sudah memiliki kartu ATM BCA atau Paspor BCA.
  3. Untuk yang belum punya rekening tinggal datang saja ke kantor cabang BCA beserta data diri (KTP). Bawa duit ga...??? hehe
Lengkapnya ada digambar berikut ini ya..


Penting untuk diketahui juga mengenai limit dan biaya dari aplikasi ini!

Setelah menyimak, mendengar, mencatat dan memotret semua penjelasan dari Pak Amin. Saya jadi tertarik untuk menggunakan fasilitas “BCA Sakuku” meskipun saya belum memiliki account di BCA.

Sumber foto :
Dokumen pribadi
Capture aplikasi
www.bca.co.id

22 komentar:

  1. Seru ya mba acara nya, bisa heboh bareng blogger Semarang.. Komplet tulisan tentang sakuku, pencerahan bingiit..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih mb dew sudah mampir dan kemarin sudah diajak.

      Hapus
  2. Seumpama nggak punya rekening BCa, apakah tetap bisa gunaiin sakuku ini mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa Mb tp untuk top up hrus ada prosedur lain dan itu harus ke kantor cabang untuk ketentuannya

      Hapus
  3. Wow komplit plit plit..aku belum dpt emailnya hu..hu..mas amin kasih penjelasannya cepet2 grogi kl liat blogger2 cantik he3

    BalasHapus
  4. keren ya BCA ini terus berinovasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kita juga harus jadi blogger yg berinovasi Mbak
      #halah

      Hapus
  5. Aku pikir BCA keluarin Sakuku ini ikut2an bank lain yang udah mulai duluan dengan e-money berbasis teknologi seluler semacam Mandiri e-Cash, Rekening Ponsel CIMB yang sudah lama ada.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah masanya semua pakai e money ya bang

      Hapus
  6. Saya belum berhasil registrasi nih Mba..

    btw saya juga pakai BCA punyanya suami, belum punya sendiri. hihi

    BalasHapus
  7. Bikin hangout makin allout banget nih Sakuku, nggak pusing kalo dompet ketinggalan, hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lebih milih dompet ketinggalan ya Mb drpd hp hihi

      Hapus
  8. Saya aja sampe gak bisa ngelupain keseruan kopdar kemarin lo.mbak.eh ngomong2 kita udah ktemu belom ya😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah Mbak, duh aq dilupakan lagiiihhh... T_T

      Hapus
  9. Waktu itu aku seneng banget lho bisa ngobrol banyak sama mba Indri. Kapan yaa bisa ketemuan lagi. Sayangnya bbrp kali terakhir ini kita telisipan. Pas aku bisa, mba Indri nda bisa, begitu juga sebaliknya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya juga Bu. Senang bisa banyak diskusi sama ibu. Semoga lain kali bisa kopdar bareng lagi ya Bu..

      Hapus
  10. Seru dan rame banget ya mbak indri 😊

    BalasHapus
  11. Gathering selalu bikin gagal move on :)

    BalasHapus

Terimakasih sudah berkunjung dan meninggalkan kenangan di kolom komentar blog. Insyaallah segera dibalas :)

Mohon untuk tidak meninggalkan link hidup, it's not that hard to do dear...

 

Rumah Syauqiya Template by Ipietoon Cute Blog Design