Sebaiknya dibaca

Cegah Hip Displasia pada anak

Sangat menyedihkan jika anak yang kita cintai sakit atau mengalami kesakitan. Orang tua seharusnya mengetauhi mengenai Hip Displasia Pada A...

Sabtu, 08 Oktober 2016

Mempersiapkan perlengkapan bayi baru lahir


Anak ketiga?
Apaa??
Sudah mau rencanakan anak ketiga? Kuliah saja belum kelar!
Nah pasti deh gitu deh komennya....
Isue anak ketiga ini dihembuskan oleh anak kedua saya bahasanya politik gossip bangets.

Setiap hari dia sering menanyakan
Mana adikku umma...
Aku mau mainan sama adik umma..
Belikan adik umma..
Dan rengekan lain sejenis yang meminta untuk diberikan teman bermain. Request-nya juga lengkap mau adik perempuan supaya nanti bisa diajak main masak-masak, main salon, main rumah-rumahan dan berenang bersama.
Dia Juga berjanji akan menggantikan peran saya menyuapi, menggendong, menidurkan dan mendorong keretanya. Hahahaha... semangatnyaaa...
Tapi tunggu dulu...
Menyuapi?


Menggendong?
Menidurkan?
Mendorong keretanya? 

Kok saya jadi ingat perlengkapan bayi yang harus dikoleksi lagi. Sebagian besar perlengkapan bayi milik anak saya tersebar di Jayapura dan di Semarang. Otomatis tidak akan kami bawa pulang jika barangnya besar dan berat seperti stroller bayi. Walau sayang ya sebenarnya tapi kami lebih prioritas untuk membawa barang yang akan dibawa pulang ke Sulawesi.
“Insyaallah nanti ada rejeki buat dia (adiknya medina),” itu yang selalu suami saya jawab ketika pertanyaan kenapa ga dibawa pulang selalu saya tanyakan. Jika sudah dijanjikan demikian ya sudah saya menurut saja.
Ngomong-ngomong soal bayi baru lahir, biasanya apa sih yang jadi prioritas?
Saya mau coba list dulu sedikit, ya... itung-itung untuk perisiapan kan.
  1. Baju bayi, popok kain, clodi, kaos tangan-kaki, topi
  2. Gendongan jarik, carrier
  3. Perlak, alas ompol, kelambu
  4. Ayunan bayi, box bayi
  5. Kasur, bantal, guling
  6. Mainan stimulasi tumbuh kembang
Perkiraan diatas masih bisa dipangkas menggunakan milik kakaknya sebelumnya, misal perlak alas ompol, baju bayi dan popok kain yang biasanya Cuma dipakai 1-4 bulan saja. Biasanya kondisinya masih bagus, jadi tinggal beli beberapa saja.

Baby bouncer
Mainan bayi biasanya sih mainan lama yang masih bisa dipakai seperti buku bantal, theeter kalau masih utuh,atau kerincingan. Sedangkan mainan yang biasanya lagi ‘in’ dan memang manfaatnya bagus untuk tumbang bayi lebih sering saya mencarinya online. Mainan ini biasanya masih terbatas dijual karena inovasi baru yang membatasi area pemasaran atau yang produksinya dalam jumlah terbatas juga. Pembelian online akan memudahkan memilih sesuai kebutuhan dan tidak perlu bepergian terlalu jauh untuk mencari perbandingan harga. Selain mainan, semua kebutuhan yang saya list diatas juga bisa dicari secara online. Seperti kursi makan, stroller, gendongan, kasur bagyi, clodi dan masih banyak lagi.

Biasanya saya searching di google tempat yang jual perlengkapan bayi online. Tentu saja saya akan mencari yang namanya sudah cukup terpercaya baik dari segi brand maupun pengalaman dari teman. 2 kunci utama berbelanja onlie adalah hal tersebut. Salah satunya kita bisa lirik Mataharimall.com loh temans. Perlengkapan bayi dan mainan edukatifnya keren-keren. Selain itu saya  juga memperhatikan spek barang dengan teliti. Penjelasan lengkap dan real picture dengan jelas yang sangat membantu  dalam memilih barang supaya harapan saat memilih tidak jauh berbeda saat barang sudah tiba.


Benar begitu bukan? Bagaimana ada yang tertarik membuat list keperluan bayi baru lahir juga?

6 komentar:

  1. Hmm... kalau masih dipercaya punya bayi lagi kayaknya aku mo beli online aja dah perlengkapannya. Hemat waktu dan tenaga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiiin. Smg babynya segera hadir ya mb

      Hapus
  2. Disimpan infonya, kalau nanti punya bayi sudah ada rekomendasi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Insyaallah segera mb ima 💗💗💗

      Hapus
  3. kalo baca soal perlengkapan bayi jadi pengen hamil lagi. belajar dari hamil pertama dan kedua, kayaknya kalo hamil lagi mungkin juga bakal beli beberapa perlengkapan bayi, karena selama ini rumah sempit jadi banyak barang bayi yang sudah tersebar dimana2

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah spesialis barang bayi nih sampai tersebar gitu...

      Hapus

Terimakasih sudah berkunjung dan meninggalkan kenangan di kolom komentar blog. Insyaallah segera dibalas :)

Mohon untuk tidak meninggalkan link hidup, it's not that hard to do dear...

 

Rumah Syauqiya Template by Ipietoon Cute Blog Design