Tips Mudik Sehat bersama Uricran.


Assalamu'allaykum teman baca,
Setelah bercerita tentang Perjalanan Libur Lebaran pertama dari Kendari kali ini saya mau berbagi tips sehat mudik lebaran. Tips ini terutama untuk para wanita, supaya tetap kesehatan reproduksi tetap terjaga.

Baca Juga : Perempuan Uricran dan Anyang-anyang

Loh, apa hubungannya mudik dengan kesehatan reproduksi?
Pasti ada, karena selama perjalanan mudik tentunya menempuh waktu yang cukup lama bukan?
Walaupun tidak menutup kemungkinan jika jarak tempuh mudik ada yang singkat. Tapii.. itu kalau tidak kena macet ya, secara mudik kalau ga macet barang sesenti aja kan kurang afdhol. Hehe...

Nah, hubungan antara mudik dan kesehatan reproduksi adalah saat bepergian kita seringkali menaan untuk melakukan rutinitas pembuangan metabolisme. Baik itu buang air kecil (BAK) maupun buang air besar (BAB). Seringkali buang air kecil disepelekan karena masih bisa ditahan-tahan, beda ya kalau buang air besar. Walaupun sama-sama bisa ditahan, tandanya bisa dideteksi oleh orang lain dari aromanya jadi mau ga mau ga bisa disimpan lagi.

Saking seringnya nahan BAK, lama-lama jadi kebiasaan. Apalagi kalau sedang perjalanan mudik, sampai nyari temen siapa aja nih yang mau BAK kalau ada SPBU di depan. Jika peserta sedikit, biasanya akan ditunda, akhirnya ditahan deh sampe meringis. Padahal ini sangat tidak sehat ya teman, karena dapat menyebabkan anyang-anyangan atau infeksi saluran kemih. Selain menahan BAK, faktor lain penyebab anyang-anyangan adalah kurang terjaga personal hiegiene selama perjalanan. 

Tandanya kalau di perjalanan sudah terkena anyang-anyangan adalah saat kandung kemih dikosongkan perut bagian bawah akan terasa sakit. Ini tanda awal yang harus teman ketahui, setelahnya tanda yang lebih jelas adalah sakit buang air kecil. Penyebab sakit saat buang air kecil pada perut bagian bawah karena kandung kemih yang menahan urin terlalu lama lalu tiba-tiba dikosongkan. Sedangkan sakit buang air kecil adalah karena adanya infeksi bakteri E.Coli pada kandung kemih dan saluran perkemihan.
Mengatasi susah buang air kecil sebenarnya tidak sulit, tetapi juga jangan sampai terbawa pendapat mitos anyang-anyangan. 


Kita memerlukan 2 kondisi saat perjalanan mudik yaitu mencegah dan mengobati. Mencegah kejadian anyang-anyang saat mudik bisa dilakukan dengan cara :
1. Menyiapkan air putih yang cukup untuk semua anggota keluarga. Jika dalam kondisi puasa, tetap bawa cadangan untuk buka puasa. Pada saat buka puasa, kita tidak tahu apakah mudah tersedia minum air putih pada posisi perjalanan kita.
2. Gunakan panty liner dan ganti minimal 3-4 kali dalam sehari
3. Jika tidak terbisa dengan panty liner, bisa diganti dengan celana dalam yang bersih. Pergantiannya cukup 3 kali dalam sehari untuk perjalanan 1 hari penuh.
4. Bawa balsem atau minyak kayu putih, untuk persediaan obat. Apabila dijumpai tanda-tanda nyeri perut saat pengosongan kandung kemih, harus waspada dengan ancaman anyang-anyang.
5. Rutin membuang air kecil setiap 2-3 jam walaupun tidak ada keinginan untuk buang air kecil
6. Bawa Uricran di perjalanan

Apabila kita sudah mengalami anyang-anyangan saat perjalanan mudik, yaitu sakit seperti panas dan tidak tampias saat buang air kecil. Hal yang perlu dilakukan adalah :
1. Membersihkan area genitalia menggunakan sabun hingga bersih.
2. Ganti segera celana dalam walau terlihat masih bersih
3. Minum banyak air, membatalkan puasa di perjalanan bukanlah sebuah dosa. Rukhsoh yang diberikan justru menjadi sunah untuk diambil.
4. Jika memiliki air hangat bisa dikompreskan pada bagian perut bagian bawah.
5. Mengkonsumsi buah-buahan terutama yang mengandung vitamin C
6. Gunakan Uricran yang sudah disiapkan sebelum berangkat mudik


Mengapa cara mengatasi anyang-anyangan dengan minum air putih, vitamin C dan Uricran?
Setelah memperbaiki kebersihan diri, yaitu area perineal (genitalia hingga anus) sebagai tempat bakteri E. Coli. Tubuh perlu untuk dibantu membersihkan bakteri yang sudah terlanjur masuk ke dalam tubuh. Konsumsi banyak air adalah untuk membilas saluran kemih dari bakteri sehingga urin dalam saluran kemih. Semakin banyak air dikonsumsi, semakin sering keinginan miksi (berkemih) muncul. Sehingga urin tidak tertahan lama di dalam saluran perkemihan. Jika urin tertahan lama, maka bakteri akan dengan senang piknik bahkan bikin kapling rumah di dinding-dinding saluran kemih terutama kandung kemih.
Proses selanjutnya tentu infeksi, jika kita bisa mengatasi dengan cepat sebelum 3 hari dan sembuh. Maka kita tidak perlu untuk berkunjung ke tempat pelayanan kesehatan. Namun, jika lebih dari 3 hari demam dan nyeri BAK terjadi, sebaiknya kita segera memeriksakan diri ke rumah sakit, klinik atau puskesmas. 
Jadi sebelum 3 hari ngapain?
Tentu saja tetap menjaga kebersihan diri, konsumsi banyak air, menambahkan porsi buah yang mengandung vitamin C dan mengkonsumsi Uricran.

 Vitamin C akan membantu tubuh mendapatkan kembali daya tahannya sehingga mampu melawan migrasi Bakteri E. Coli dalam tubuh. Uricran, mengandung ekstrak buah Cranberry yang kaya akan vitamin C.  Siapa sih yang ga suka sama ekstrak?
Apalagi Cranberry ini sulit dicari di Indonesia karena buah ini asli dari Amerika. Alhamdulillah sekarang wanita Indonesia bisa menikmati manfaat baik dari buah cranberry yang masih sodaraan sama blueberry. Jadi Uricran ini suplemen cranberry pertama sekaligus suplemen untuk mengatasi anyang-anyang pertama di Indonesia, terutama untuk wanita.

Kabar baik selanjutnya, Uricran ini bisa dikonsumsi ibu hamil dan anak-anak tetapi menggunakan petunjuk dari dokter ya... Beberapa teman wanita saya pernah bercerita kalau diresepkan Uricran untuk mengatasi ISK yang dialaminya saat hamil. Sedangkan informasi untuk anak-anak, saya bertanya langsung melalui WA yang tercantum pada website Uricran.

Sebagai perawat, saya semakin senang jika banyak fitofarmaka yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Sehingga tubuh lebih sehat tanpa intervensi berlebihan dari obat berbahan kimia.

5 komentar:

  1. Suka dengan kepraktisan dan rasanya.. saya juga minum ini..

    BalasHapus
  2. Mb Diah kemarin pas aku mudik jg sedia uricran ini hehehe

    BalasHapus
  3. Kalau perjalanan jauh kadang malas minum banyak banyak, soalnya males pipis di tempat umum...tapi di badan ga enak banget jatuhnya....

    BalasHapus
  4. Bawa uri cran memang pas buat teman perjalanan. Mudik jadi nyamab tanpa anyang2an

    BalasHapus
  5. Kalo saya sedia uricran dirumah selain buat travelling juga buat persiapan kalo tiba2 malam malam anyang anyangan waktu tidur..kan capek bolak balik ke kamar mandi..kasihan juga sama yang disebelah karena kaget kita buka tutup kamar mandi hehe

    BalasHapus

Terimakasih sudah berkunjung dan meninggalkan kenangan di kolom komentar blog. Insyaallah segera dibalas :)

Mohon untuk tidak meninggalkan link hidup, it's not that hard to do dear...

Diberdayakan oleh Blogger.