Pemberi Pelayanan pada Pencegahan Sekunder

November 01, 2020
To do what no body else can do
Care provider atau pemberi pelayanan kesehatan (keperawatan). Perawat komunitas tak jarang akan melakukan skrining atau pemeriksaan dini pada kelompok masyarakat yang diprediksikan memiliki resiko pada suatu kondisi sakit. Pemeriksaan dini akan dilanjutkan dengan pemberian tindakan perawatan yang tepat sebagai langkah pencegahan level sekunder.

Kita ambil contoh pemeriksaan dini pada penderita resiko hipertensi. Pada kelompok yang diketahui beresiko mengalami hipertensi, perawat dapat mengajarkan pola hidup sehat diantaranya aktivitas fisik, pengurangan konsumsi garam, peningkatan konsumsi sayuran dan buahbsegar.

Pada tahap tersebut perawat masih menggunakan fungsi independent atau mandiri. Namun, apabila klien sudah mengalami (bukan beresiko lagi) maka perawat dapat menggunakan fungsi interdependen yaitu bekerja sama dengan tim kesehatan lain seperti pemeriksaan lab darah, pemberian obat farmakologi.

Pada kasus hipertensi, peran dan fungsi seperti apakah yang dapat perawat laksanakan dalam rangka melaksanakan pencegahan lever primer.

Selamat berfikir kritis ya...

6 comments:

  1. Sindy setyani
    S.0017P.033
    Peran dan fungsi perawat pada kasus hipertensi yg dapat di lakukan yaitu:

    Peran/fungsi perawat sebagi Pendidik
    - Mengembangkan dan memperkuat kegiatan deteksi dini hipertensi secara aktif (skrining)

    Peran/fungsi perawat sebagai Rol model klien untuk- Meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan deteksi dini melalui kegiatan Posbindu PTM

    Perawat berperan penting untukenyejaterhkan kesehatan klien Meningkatkan akses penderita terhadap pengobatan hipertensi melalui revitalisasi Puskesmas untuk pengendalian PTM melalui Peningkatan sumberdaya tenaga kesehatan yang profesional dan kompenten dalam upaya pengendalian PTM khususnya tatalaksana PTM di fasilitas pelayanan kesehatan dasar seperti Puskesmas; Peningkatan manajemen pelayanan pengendalian PTM secara komprehensif (terutama promotif dan preventif) dan holistik; serta Peningkatkan ketersediaan sarana dan prasarana promotif-preventif, maupun sarana prasarana diagnostik dan pengobatan. Upaya Pencegahan dan Penanggulangan hipertensi dimulai dengan meningkatkan kesadaran masyarakat dan perubahan pola hidup ke arah yang lebih sehat.

    ReplyDelete
  2. Nama : Tini Wahiyuni
    Nim : S.0017.P.038

    Hipertensi, merupakan salah satu faktor risiko yang paling berpengaruh terhadap kejadian penyakit jantung dan pembuluh darah. Seringkali, mereka yang mengidap hipertensi tidak menunjukkan gejala, sehingga baru disadari bila telah menyebabkan gangguan organ seperti gangguan fungsi jantung atau stroke.

    Pada kasus hipertensi, peran dan fungsi seperti apakah yang dapat perawat laksanakan dalam rangka melaksanakan pencegahan lever primer.???

    Peran/fungsi sebagai educator (pendidik), perawat membantu klien mengenal kesehatan dan prosedur asuhan keperawatan yang perlu mereka lakukan guna memulihkan atau memelihara kesehatannya. Penatalaksanaan hipertensi dilakukan sebagai upaya pengurangan resiko naiknya tekanan darah dan tata cara pengobatannya. Dalam penatalaksanaan hipertensi upaya yang dilakukan adalah dengan cara farmokologis (obat-obatan) dan nonfarmakologis (memodifikasi gaya hidup). Menjalani pola hidup sehat telah banyak terbukti dapat menurunkan tekanan darah, pola hidup sehat yang dianjurkan adalah dengan penurunan berat badan, mengurangi asupan garam, olah raga secara teratur, mengurangi konsumsi alkohol dan berhenti merokok.

    ReplyDelete
  3. Nining s.0017.p.026
    Pada kasus hipertensi, peran dan fungsi seperti apakah yang dapat perawat laksanakan dalam rangka melaksanakan pencegahan lever primer.

    Kita ketahui penyakit Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang dapat menyebabkan
    kematian. Penatalaksanaan hipertensi dapat dilakukan dengan cara terapi farmakologi dan non
    farmakologi. Kepatuhan menjalani penatalaksanaan hipertensi penting untuk dilakukan seperti
    tidak merokok, minum alkohol, aktivitas fisik, pengaturan makanan, perawatan penyakit serta
    pengobatan untuk menyembuhkan hipertensi. Perawat memiliki peran dan fungsi sebagai edukator untuk
    membantu klien dalam mengenal kesehatan
    Perawat sebagai petugas kesehatan
    memiliki peran sebagai edukator atau
    pendidik. Sebagai seorang pendidik,
    perawat membantu klien mengenal
    kesehatan dan prosedur asuhan
    keperawatan yang perlu mereka lakukan
    guna memulihkan atau memelihara kesehatan dalam membantu keluarganya penderita penyakit antara lain memberikan pendidikan kesehatan kepda keluarga agar dapat melakukan asuhan keperwatan secara mandiri sebagai koordinator untuk mengatur program kegiatan atau dari berbagi displin ilmu dalam menjaga kesehatannya

    ReplyDelete
  4. Sumiatin
    S.0017.P.036


    Pada kasus hipertensi, peran dan fungsi seperti apakah yang dapat perawat laksanakan dalam rangka melaksanakan pencegahan lever primer.?

    perawat sebagai petugas kesehatan memiliki peran dalam mengubah perilaku sakit yang diderita dalam rangka menghindari suatu penyakit atau memperkecil resiko dari penyakit yang diderita. Peran perawat sebagai educator (pendidik), perawat membantu klien mengenal kesehatan dan prosedur asuhan keperawatan yang perlu mereka lakukan guna memulihkan atau memelihara kesehatannya.

    Dalam memberikan informasi kesehatan, terkait dengan hipertensi tujuannya adalah meningkatkan pengetahuan orang yang menderita hipertensi sehingga dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan dan penanganan hipertensi dan untuk membentuk sikap yang positif agar dapat melakukan perawatan hipertensi secara mandiri sehingga dapat mencegah kemungkinan terjadinya komplikasi
    Dan Peran perawat dalam melakukan promosi kesehatan juga sangat mempengaruhi suasana yang kondusif dalam masyarakat yang menunjang terbentuknya perilaku hidup sehat sebagai tindakan preventif terhadap penyakit hipertensi,

    Dalam penatalaksanaan hipertensi upaya yang dilakukan adalah dengan cara farmokologis (obat-obatan) dan nonfarmakologis (memodifikasi gaya hidup). Menjalani pola hidup sehat telah banyak terbukti dapat menurunkan tekanan darah, pola hidup sehat yang dianjurkan adalah dengan penurunan berat badan, mengurangi asupan garam, olah raga secara teratur, mengurangi konsumsi alkohol dan berhenti merokok.

    ReplyDelete
  5. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  6. Nama : Asmianti
    Nim : S.0017.P.007

    Hipertensi merupakan Penyakit tidak menular yang menempati urutan kedua setelah stroke di Indonesia. Penyakit tidak menular merupakan penyakit kronis yang tidak ditularkan dari orang ke orang. Hipertensi atau tekanan darah tinggi disebut juga dengan julukan “the silent killer” (pembunuh diam-diam) dikarenakan orang dengan hipertensi sering tidak menampakkan gejala (asimptomatik), artinya adalah penyakit ini bisa menyebabkan kematian tanpa diketahui terlebih dahulu oleh penderitanya mengalami tekanan darah tinggi atau tidak. Berdasarkan hasil dari beberapa penelitian separuh dari penderita hipertensi tidak menyadari dirinya terkena hipertensi. Oleh sebab itu, kita harus mulai menyadari sedini mungkin akan pentingnya melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin agar kita mengetahui kondisi kesehatan kita. Jika kita mengalami hipertensi, supaya segera mendatangi fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pertolongan secepat mungkin.

    Pada kasus hipertensi,peran dan fungsi seperti apakah yang dapat perawat laksanakan dalam rangka melaksanakan pencegahan lever primer.??

    Peran/fungsi sebagai educator (pendidik), perawat membantu klien mengenal kesehatan dan prosedur asuhan keperawatan yang perlu mereka lakukan guna memulihkan atau memelihara kesehatannya.

    Dalam penatalaksanaan hipertensi di lakukan sebagai upaya pengurangan resiko naiknya tekanan darah dan tata cara pengobatannya. Dalam penatalaksanaan hipertensi upaya yang dilakukan adalah dengan cara farmakologis (obat-obatan) dan nonfarmakologi(memodifikasi gaya hidup). Menjalani pola hidup sehat telah banyak terbukti dapat menurunkan tekanan darah,pola hidup sehat yang anjurkan dengan penurunan berat badan, mengurangi asupan garam,olahraga teratur, mengurangi konsumsi alkohol dan berhenti merokok.

    Dalam memberikan informasi kesehatan, terkait dengan hipertensi tujuannya adalah meningkatkan pengetahuan orang yang menderita hipertensi sehingga dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan dan penanganan hipertensi dan untuk membentuk sikap yang positif agar dapat melakukan perawatan hipertensi secara mandiri sehingga dapat mencegah kemungkinan terjadinya komplikasi.

    ReplyDelete

Powered by Blogger.